Golden Pheasant

Ayam Goldent Pheasant yang biasa di sebut ayam tibet (Chinese Pheasant) memang berasal dari pegunungan China bagian barat. Populasi Goldent Pheasant telah menyebar sampai Inggris dan negara-negara lain seperti di Indonesia.



Panjang total pejantan sekitar 90-105 cm, panjang ekor sendiri adalah 2/3 dari panjang keseluruhan. Sedangkan betina lebih pendek sekitar 60-80 cm. Warna bulu pejantan yang sangat indah, dengan kombinasi warna kuning emas, merah, hijau yang sangat exotic. Tak heran jika sebagian menyebutnya dengan julukan Ayam dari surga. Namun entah kenapa, betinanya tidak memiliki warna seperti sang pejantan, hanya warna coklat berbintik kusam, sama seperti betina jenis pheasant yang lain.

Di habitat alami mereka makan di tanah pada biji-bijian, daun dan invertebrata, tetapi mereka bertengger di pohon-pohon di malam hari. Meskipun mereka bisa terbang, mereka lebih memilih untuk jalan seperti ayam pada umumnya. Jika terkejut, mereka tiba-tiba bisa meledak ke atas dengan kecepatan tinggi dan dengan suara khas sayap.

Pada musim kawin biasanya pada musim penghujan, betina dapat menghasilkan 8-12 butir telur dan mengeram selama 22-23 hari.

Di Indonesia sendiri belum banyak para peternak ayam hias yang mengembangkan Ayam Pheasant jenis ini, mungkin karena faktor harga yang relatif mahal. Namun, justru itulah sebabnya beternak ayam golden pheasant ini masih menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. 

Bagi anda yang berminat memelihara atau bahkan mencoba mengembang biakan ayam golden pheasant, silahkan hubungi kami di 081 210 111 229 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Golden Pheasant"

Post a Comment