Trick Hemat Memulai Usaha Ternak Kelinci.

Seekor indukan kelinci seharga kurang lebih Rp, 100.000,- dalam dua bulan bisa menghasilkan anakan 4-12 ekor dengan harga per ekor Rp, 30.000,- sampai Rp, 50.000,-. Siklus tersebut akan ter ulang 2-3 bulan kemudian, karena dalam 1 tahun kelinci bisa hamil 4 sampai 8 kali. Demikian sekilas perhitungan keuntungan yang didapatkan dari beternak kelinci. Bagi anda yang tertarik memulai usaha beternak kelinci berikut perhitungan yang kami copas dari Tabos Rabbit :

#Modal Awal
1. Pembelian bibit :
  • Pejantan 5 ekor x @Rp.250.000,- = Rp. 1.250.000,-
  • Betina 40ekor x @Rp.250.000,- = Rp.10.000.000,-
2. Biaya pembuatan kandang = Rp. 4.000.000,-
3. Biaya pakan :
  • Pap 20kg x @Rp.5.000,- x 12 bln = Rp. 1.200.000,-
  • Polar 60kg x @Rp.2.700,- x 12 bln = Rp. 1.944.000,-
  • Hijauan 15 karung x @5.000,- x 12 bln = Rp. 900.000,-
4. Keperluan kandang ( tempat makan & minum ) = Rp. 675.000,-
5. Vitamin = Rp. 500.000,-
6. Lain2 = Rp. 500.000,-
--------------------- +
Rp. 20.969.000,-


Kelinci dapat diprogram melahirkan 4 - 8 kali dalam setahun, dan dalam sekali melahirkan menghasilkan jumlah anak antara 4 - 12 ekor ( rata2 8 ekor ). Taruhlah anda mengambil angka tengah-tengah dimana seekor induk melahirkan 6 kali/tahun dengan jumlah anak 6 ekor/kelahiran. Maka hitungannya sebagai berikut :

#Penghasilan & Keuntungan

40 induk x 6 kali melahirkan x 6 ekor anak = 1.440 ekor. Jika anda menjual anak-anak kelinci tersebut pada saat umur 1,5 bln dengan harga Rp. 25.000,- (harga terendah) dalam setahun anda akan memperoleh penghasilan sebesar :

1.440 ekor x Rp. 25.000,- = Rp. 36.000.000,-

Maka keuntungan anda dalam tahun pertama adalah :

Rp. 36.000.000,- ( penghasilan )
Rp. 20.969.000,- ( modal awal )
-------------------------------------- -
Rp. 15.031.000,- ( keuntungan )

Untuk tahun berikutnya anda tinggal menghilangkan biaya pembelian bibit dan pembuatan kandang dalam menghitung keuntungan, yaitu :

Rp. 36.000.000,- ( penghasilan )
Rp. 5.719.000,- ( modal )
-------------------------------------- -
Rp. 30.281.000,- ( keuntungan )

*Catatan :
  • Hasil hitungan diatas adalah jika anda menjual anakan kelinci umur 1,5 bulan dengan harga Rp. 25.000,- ( harga terendah ).
  • Saya sendiri secara pribadi di peternakan saya menjual anakan kelinci umur 2 bulan antara Rp. 35.000,- hingga Rp. 150.000,- ( tergantung jenis & kualitas kelincinya ).
Nah, perhitungan di atas adalah perhitungan dari Tabos Rabbit, bisa di perkecil ataupun diperbesar tergantung modal awal anda. Bagi anda yang modalnya kecil dan ingin mencoba usaha ternak kelinci, bamsbreeder memberikan sedikit trick hemat usaha kelinci. Sebenarnya cukup mudah, jika dari perhitungan di atas anda harus membeli pejantan, maka yang perlu dihilangkan hanya modal pejantan saja. Maksudnya adalah anda hanya perlu membeli kelinci betina dengan kondisi hamil. Tentunya anda harus pintar-pintar dalam hal ini, carilah peternak yang baik hati yang mau menjual kepada anda kelinci betina yang sudah dikawinkan terlebih dahulu. Gak perlu repot juga bagi pemula yang belum mengerti bagaimana mengawinkan kelinci dan tanda-tanda kelinci hamil, karena dari peternak penjual yang tentunya dapat dipercaya, anda sudah mendapatkan kelinci betina yang 90% hamil. 
Kami sudah mencoba trick tersebut dan berhasil, sehingga kami tidak perlu membeli pejantan sebagai modal awalnya. Maklum dengan modal yang pas-pasan.

Demikian trick hemat memulai usaha beternak kelinci dari kami, terima kasih kepada Tabos Rabbit.
Jangan lupa baca juga tips memelihara kelinci sebagai panduan anda.

Subscribe to receive free email updates:

6 Responses to "Trick Hemat Memulai Usaha Ternak Kelinci."

  1. mau nanya, saya 2 minggu yang lalu beli kelinci 1 pasang. kata penjual tidak boleh kena air/dimandikan apalagi diberi minum, apa benar?
    jadi kelinci saya sudah 2 minggu tidak di beri minum

    ReplyDelete
    Replies
    1. dear jelmy, umur berapa kelincinya ? Kalau usia masih kecil memang tidak boleh dimandikan, dan meskipun sudah dewasa harus hati hati memandikannya. Kelinci sebetulnya tidak memerlukan minum jika diberikan sayuran. Karena sayuran sendiri telah banyak mengandung air. Namun tidak ada salahnya memberikan minuman menggunakan DOT khusus yang biasa dijual di poultry.

      Delete
  2. saya tertarik beternak kelinci. tapi kelinci sebanyak itu harus diujual kemana? di tempat saya gak ada pasarnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Justru kalau gak ada pasarnya itu peluang bagus mbak. Bisa langsung dikondisikan sendiri seperti kelinci pedaging bisa buka sate kelinci. dana kelinci hias lebih mudah penggemarnya.

      Delete
  3. Usia produktif kelinci samapai berapa tahun ya?
    harga jual kelinci setelah masa priduktif berapa?
    trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. usia produktif berkisar 4-6 tahun, tentu tergantung dari pakan dan perawatan. Harga jualnya relatif pak. Kalau pedaging ya pasti tetap masuk harga perkilo. Sedang kalau hias sepertinya gak ada matinya

      Delete